|
Filosofi Bangunan Masjid
Secara tiga dimensi bentuk yang dirancang merupakan penggabungan dari dua bentuk dasar yaitu: 1. Balok bujur sangkar sebagai badan bangunan. 2. Limas sama sisi (teriris tiga bagian) sebagai kepala bangunan.
Alasan dipilihnya kedua bentuk dasar tersebut adalah:
1. Balok Bujur Sangkar a. Kompak dan kokoh sehingga lebih memenuhi syarat untuk fungsi masjid dalam membentuk keimanan yang kuat. b. Lebih memenuhi syarat untuk bangunan bentang besar/bebas kolom, sehingga mampu menampung jamaah shalat lebih besar.
2. Limas Sama Sisi (teriris tiga bagian) a. Bentuk atap yang cocok untuk denah bangunan bujur sangkar. b. Mempunyai persepsi vertikalisme menuju satu titik diatas se-bagai simbol hubungan antara manusia dan Tuhannya (Habluminallah). c. Irisan tiga bagian merupakan simbol perjalanan hidup manusia (sebagai hamba Allah) dalam tiga alam yaitu alam rahim, dunia dan akhirat.
|
|